Double Grace Double Rest

Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran. (Rom 4:20-22)

Join us!

Welcome to R.O.C.K Ministry Singapore

With headquarters in Bali-Indonesia, GBI R.O.C.K Ministry Singapore is a Christian church that dedicated to help you to fulfil your destiny as Representatives of Christ's Kingdom. Join us in our Sunday Service with all other Indonesian in this region, make new friends and let's encounter Jesus' love together.

Services

Sunday Celebration is located at Holiday Inn Orchard, 10 AM. For more info, please contact +65 9856 8720 (Dede)

Events

Upcoming: 2015 ROCK Camp! More info will be provided later. Stay tune by subscribing to R.O.C.K Kingdom News.

Kingdom News

Get the latest Kingdom News (Warta Minggu) and be enriched with inspiring articles for your daily devotion.

ROCK Singapore Christmas 2014

The Governor, Mat 2:6

Theme: The Governor
Date/Time: 21 Dec 2013 / 10:00 A.M. (Singapore)
Venue: Holiday Inn Orchard, Crystal Room, Level 2
Come & celebrate with us!
For other inquiry, please contact: Dede (9856 8720)

Good Speed

Sermon by Pdt. Dr. Timotius Arifin

Kita perlu mengerti bahwa tidak semua orang dapat masuk dalam ‘waktu yang tepat’ (right happening). Kita perlu memiliki karakter yang benar agar ‘right happening’ dapat terjadi dalam kehidupan kita. Matius 24:44-51 menceritakan tentang dua macam hamba. Hamba yang setia dan bijaksana berjaga-jaga sampai tuannya datang, sementara yang lainnya berleha-leha dan asyik makan minum bersama pemabuk, sehingga akhirnya tuannya membunuhnya. Kitalah hamba yang dimaskudkan dalam perumpamaan tersebut, oleh sebab itu kita harus berjaga-jaga menjelang kedatanganNya yang semakin dekat.

Matius 24: 45-46; menuliskan, “Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.” Sang tuan dikatakan hanya mengangkat hamba yang ‘setia dan bijaksana’. Tuhan adalah tuan yang ‘mengangkat’, memberi promosi kepada kita hamba-hambanya, namun syaratnya adalah ‘setia dan bijaksana’. Bijaksana di sini berbicara tentang talenta, kemampuan kita; sementara setia adalah sifat, atau karakter.

Untuk menjadi hamba yang setia dan bijaksana, kita harus melengkapi diri kita dengan nilai-nilai atau karakter yang baik dan juga meningkatkan kemampuan serta talenta kita. Dunia pun juga melihat seseorang dari nilai-nilai orang tersebut. Itulah pentingnya mengapa kita harus menanamkan nilai-nilai LIGHT (Loyalty, Integrity, Generosity, Humility, Truth) dalam kehidupan kita.

Baca Lanjutan: Good Speed by Pdt. Timotius Arifin

Overcoming Obstacle

Sermon by Pdt. Eluzai Frengky Utana

Ketika kita berbicara mengenai ‘overcoming obstacle’, itu berarti kita juga menang atas jebakan, perangkap, hambatan dan rintangan. Satu hal yang perlu kita mengerti adalah bahwa kita bukan diciptakan sebagai orang yang kalah, mengalami depresi, maupun tertekan. Kita harus memiliki keyakinan bahwa kita lebih dari pemenang. Karena itu, kita harus yakin bahwa kita memiliki hidup yang berkemenangan atas segala macam pencobaan. Semua itu dapat kita miliki saat kita menyerahkan seluruh aspek hidup kita kepada Kristus, sebab tanpa Tuhan, kita tidak dapat melakukannya. Selain itu, Tuhan mau agar kita untuk melakukan pekerjaan besar dalam dunia ini. Kita perlu bekerjasama dengan Tuhan agar dapat memiliki hidup yang berkemenangan.

Lukas 4:1-13 berbicara tentang pencobaan di padang gurun. Yesus pun tidak lepas dari ujian dan cobaan. Ayat pertama mengatakan, “Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun.” Walau kita penuh roh kudus, kita tidak bisa terlepas dari proses. Kita akan dibawa ke ‘padang gurun’ untuk diuji, dengan tujuan supaya kita menjadi kuat. Karena itu, kita perlu setia ketika kita mengalami proses di ‘padang gurun’, sebab jika kita tidak setia, Tuhan tidak dapat memberkati kita dengan kelimpahan di tanah perjanjian.

Baca Lanjutan: Overcoming Obstacle by Pdt. Frengky Utana