ROCK Ministry - Representative of Christ's Kingdom

Welcome to R.O.C.K. Ministry Singapore


Diinformasikan bahwa dari tanggal 12 Oktober 2014, ibadah Minggu diadakan di LOKASI BARU:
HOLIDAY INN Hotel, Orchard City Centre
11 Cavenagh Road, Singapore 229616
Waktu Ibadah: 10 AM - 12 PM

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:
Ps. Hari Pudjo: +65 8138 6320 | Ps. Tammie Phua: +65 8428 3739 | Benny Kusman: +65 9891 6746
Dede Panetta: +65 9856 8720 | Elisabet: +65 8233 2408 | email: gbirock.sg@gmail.com

Winter of Right Happenings

"And [Ruth] went and gleaned in a field after the reapers; and she happened to stop at the part of the field belonging to Boaz, who was of the family of Elimelech" Rut 2:3 (AMP)

"Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh" Rut 2:3

Good Speed

Sermon by Pdt. Dr. Timotius Arifin

Kita perlu mengerti bahwa tidak semua orang dapat masuk dalam ‘waktu yang tepat’ (right happening). Kita perlu memiliki karakter yang benar agar ‘right happening’ dapat terjadi dalam kehidupan kita. Matius 24:44-51 menceritakan tentang dua macam hamba. Hamba yang setia dan bijaksana berjaga-jaga sampai tuannya datang, sementara yang lainnya berleha-leha dan asyik makan minum bersama pemabuk, sehingga akhirnya tuannya membunuhnya. Kitalah hamba yang dimaskudkan dalam perumpamaan tersebut, oleh sebab itu kita harus berjaga-jaga menjelang kedatanganNya yang semakin dekat.

Matius 24: 45-46; menuliskan, “Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.” Sang tuan dikatakan hanya mengangkat hamba yang ‘setia dan bijaksana’. Tuhan adalah tuan yang ‘mengangkat’, memberi promosi kepada kita hamba-hambanya, namun syaratnya adalah ‘setia dan bijaksana’. Bijaksana di sini berbicara tentang talenta, kemampuan kita; sementara setia adalah sifat, atau karakter.

Untuk menjadi hamba yang setia dan bijaksana, kita harus melengkapi diri kita dengan nilai-nilai atau karakter yang baik dan juga meningkatkan kemampuan serta talenta kita. Dunia pun juga melihat seseorang dari nilai-nilai orang tersebut. Itulah pentingnya mengapa kita harus menanamkan nilai-nilai LIGHT (Loyalty, Integrity, Generosity, Humility, Truth) dalam kehidupan kita.

Baca Lanjutan: Good Speed by Pdt. Timotius Arifin


~ The Year of New Opportunities ~
Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua. (Pengkotbah 9:11)